Workshop Review Kurikulum Penguatan Pembelajaran Mendalam, Sinkronisasi Industri dan Asesmen Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Bangli
Workshop Review Kurikulum Penguatan Pembelajaran Mendalam, Sinkronisasi Industri dan Asesmen Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Bangli
Bangli, 8 Juni 2026 – SMK Negeri 1 Bangli menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum Penguatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Sinkronisasi Industri, dan Asesmen dalam Mewujudkan Sekolah Berkualitas serta Berkarakter Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan industri, serta memperkuat implementasi asesmen yang mendukung capaian pembelajaran peserta didik.
Pada hari pertama, Senin, 8 Juni 2026, kegiatan workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh I Gusti Ngurah Dwi Suwariantha, selaku Kepala Bidang Pembinaan SMK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguatan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, kebutuhan industri, serta pengembangan karakter peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pemanfaatan melajah.id sebagai Learning Management System (LMS) dalam mendukung proses pembelajaran digital di sekolah. Materi disampaikan oleh I Made Adi Sukariawan dari SMK Negeri 1 Mas Ubud. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan kelas digital, penyusunan materi pembelajaran, pemberian tugas, pelaksanaan asesmen, serta pemantauan perkembangan belajar peserta didik melalui platform LMS.
Workshop berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pendidik di SMK Negeri 1 Bangli mampu mengimplementasikan pembelajaran yang lebih mendalam, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta menyelaraskan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia industri sehingga dapat mewujudkan sekolah yang berkualitas, unggul, dan berkarakter.
